Objek Wisata Air Terjun Coban Cinde di Malang Tahun 2020

Coban Cinde – Kota Malang, Jawa Timur rupanya menyembunyikan banyak potensi wisata alam berupa air terjun. Air terjun atau dalam bahasa masyarakat Malang disebut dengan “Coban” merupakan destinasi wisata yang banyak tersimpan di wilayah tersebut.

Hal ini sangat wajar melihat kondisi geografis daerah Malang yang dikelilingi oleh gunung dan pegunungan. Sayangnya hanya sedikit kawasan air terjun yang dikelola dengan serius oleh pemerintah. Beberapa air terjun yang lain dikelola dengan ala kadarnya bahkan tidak dikelola sama sekali, padahal sebenarnya dapat diandalkan untuk menambah pemasukan daerah.

Coban Cinde Malang

Banyak air terjun indah yang dapat menjadi alternatif pilihan destinasi wisata bagi anda yang sudah bosan dengan tempat wisata modern di Malang. Salah satu air terjun yang wajib anda kunjungi adalah air terjun Coban Cinde di Malang.

Lokasi Coban Cinde Malang indonesia

Terletak pada koordinat LS 7°59’21.01″ dan BT 112°50’5.11″, Air terjun Coban Cinde terletak di Desa Benjor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Jika ditempuh dari Kota Malang jaraknya adalah sekitar 27 km ke arah timur. Lokasinya yang cukup terpencil membuat destinasi wisata yang satu ini masih belum banyak dikunjungi oleh wisatawan. Selain lingkungannya yang masih sangat alami, Coban ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang menyukai petualangan dan tantangan.

Karena untuk dapat menikmati pesona Coban ini Anda terlebih dahulu harus menaklukan medan yang menantang.

Rute Coban Cinde benjor tumpang indonesia

Perjalanan menuju Coban Cinde dapat anda tempuh dengan menggunakan angkutan umum maupun kendaraan pribadi, baik roda empat maupun roda dua.

Apabila anda menaiki kendaraan pribadi, langsung saja menuju Kecamatan Tumpang. Dari situ, silahkan lanjutkan perjalanan menuju ke Desa Benjor.

Sedangkan apabila anda ingin menggunakan angkutan umum, dari Terminal Arjosari Anda dapat naik angkutan pedesaan jurusan Tumpang Arjosari (TA). Sampai di Tumpang, anda dapat melanjutkan perjalanan dengan menaiki mobil colt menuju Desa Benjor yang berjarak sekitar 7 km dari Kecamatan Tumpang.

Dari Desa Benjor, jarak Coban Cinde masih sekitar 3 km lagi. Untuk mencapainya, ada dua jalur yang dapat anda lalui yang pertama yaitu dengan menyusuri sungai atau alternatif kedua anda dapat menyusuri jalan setapak. Jalan setapak yang akan anda ditempuh masih sangat rimbun oleh tumbuhan.

Anda juga akan melewati ladang kol, cabai, dan lain-lain. Setelah menyusuri jalan mendatar, tantangan selanjutnya yang harus dapat Anda taklukkan adalah menyusuri jalan yang cukup curam. Di sisi kiri jalan ini terdapat lereng cukup curam dengan kemiringan sekitar 45 derajat, sedangkan di sisi sebelah kanan terdapat semak-semak yang memiliki duri cukup tajam.

Setelah anda berhasil menaklukkan jalan tersebut, selanjutnya anda masih harus menuruni lereng curam dari batas hutan pinus. Di kawasan ini Anda harus ekstra hati-hati untuk menuruni lereng agar tidak terpeleset ke bawah semak-semak, karena jalan turunan di sini cukup licin.

Setelah berhasil turun, anda harus menyusuri sungai yang penuh bebatuan sepanjang sekitar satu kilometer. Selama perjalanan ini Anda akan diteman panorama luar biasa, mulai dari rerimbunan hutan, kicauan burung yang terbang kesana kemari, hingga merasakan dinginnya air sungai yang jernih.

Tebing yang menjulang dengan tinggi puluhan meter yang berada di sisi kanan juga kiri sungai tak kalah sangat menakjubkan. Sampai di satu bagian sungai, Anda harus mendaki salah satu sisi tebing, untuk melewati jeram setinggi kurang lebih enam meter. Kemudian setelah melanjutkan perjalanan dengan melawan arus sungai, Sampailah anda di lokasi Coban Cinde tumpang.

Asal Usul Nama Coban Cinde

Mengenai Asal Usul nama Coban Cinde Malang Jawa Timur, nama Cinde diambil dari bentuk air terjun yang berbentuk seperti Cinde atau syal yang berkibar.

Aliran air sungai dari atas menuju bawah yang membentuk air terjun ini juga memiliki debit air sangat deras. Besarnya debit air yang beradu dengan hempasan angin membuat Coban ini seakan berkibar kibar seperti syal yang tertiup angin.

Kibaran air ini dapat anda rasakan ketika berdiri tanpa mendekati Coban, tubuh Anda akan basah kuyup terkena cipratan air terjun.

Sedangkan menurut masyarakat Desa Benjor, disebut Cinde karena di kawasan air terjun tersebut terdapat banyak sarang burung Cinde.

Sarang burung Cinde ini dapat terlihat hanya pada saat musim kemarau, dan letak dari Sarang Burung Cinde itu sendiri menurut masyarakat sekitar yaitu “jika dilihat dari bawah terlihat cukup tinggi, akan tetapi jika dilihat dari atas terlihat rendah”.

Maksud dari pernyataan tersebut adalah bahwa sarang burung Cinde tersebut sulit untuk diraih atau diambil karena letaknya cukup membingungkan.

Daya Tarik Coban Cinde

Gambar Coban Cinde dapat dengan mudah anda temukan di Internet. Di Instagram cukup banyak pengunjung yang mengabadikan keindahan air terjun ini dan mempostingnya.

Suasana sunyi nan tenang yang alami akan membuat Anda betah untuk berlama lama di tempat ini. Kesejukan udara yang berpadu dengan percikan air dapat membuat kita sejenak melupakan penat setelah berutinitas di kota. Tentu saja suasana alami ini sangat cocok bagi anda yang ingin menyendiri mencari ketenangan.

Objek wisata Coban Cinde tidak hanya memiliki satu air terjun saja, namun memiliki dua air terjun sekaligus. Air terjun pertama mengalir di sisi tebing dengan tinggi kurang lebih 50 meter dengan debit air yang tidak terlalu deras.

Air terjun yang kedua yang disebut dengan Coban Cinde itu sendiri, hanya memiliki tinggi kurang lebih 30 meter. Air terjun yang satu ini berasal dari aliran sungai utama yang memiliki debit air yang cukup deras. Air terjun tersebut berada di ujung belokan sungai yang letaknya tidak terlalu jauh dari air terjun pertama.

Yang menarik adalah, Coban Cinde ini letaknya berhadapan dan letaknya benar-benar tersembunyi di balik rindangnya pepohonan serta diapit oleh dinding sungai yang cukup sempit.

Tiket dan Retribusi

Untuk memasuki kawasan Coban Cinde di Tumpang Malang, anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk tiket masuk, karena tidak ada biaya tiket masuk alias gratis. Apabila anda mengendarai kendaraan pribadi, Anda hanya perlu membayar retribusi parkir saja. Yaitu Rp.2000 untuk motor dan Rp.3000-Rp.5000 untuk mobil.

Tips untuk berkunjung ke air terjun Coban Cinde di Malang

Berikut beberapa tips yang perlu anda perhatikan ketika berkunjung ke air terjun ini.

1. Karena medan yang ditempuh dengan berjalan kaki merupakan medan yang sulit dan cukup licin, sebaiknya anda memakai alas kaki yang kuat seperti sendal gunung atau sepatu hiking. Sangat tidak disarankan untuk memakai sendal jepit.

2. Medan yang rimbun oleh pepohonan berduri dapat menggores kulit anda. Sebaiknya gunakan jaket atau paling tidak anda memakai baju panjang.

3. Perjalanan yang jauh dan melelahkan membutuhkan fisik yang prima, pastikan tubuh anda dalam keadaan yang fit, serta jangan lupa membawa minum dan makanan ringan apabila anda merasa haus dan lapar dalam perjalanan.

4. Jika anda ingin mengabadikan keindahan dengan mengambil foto Coban Cinde pastikan anda berhati hati agar tidak terpeleset dan kamera anda tidak terkena air.

Demikian sekilas ulasan mengenai Coban Cinde . Jika anda tertarik untuk mendapatkan informasi air terjun atau destinasi wisata lainnya, silahkan berkunjung ke laman web kami terimakasih.