Wisata Curup Gangsa Yang Menjadi Andalan Warga Lampung

wewerehere.id - Air Terjun Curup Gangsa adalah objek wisata yang terletak tidak jauh dari Kota Bandar Lampung. Tepatnya di Tj Jaya Kotaway, Kasui, Kota Way, Kasui, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Air Terjun ini adalah salah satu tempat wisata yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat Kabupaten Way Kanan, serta dari luar Kabupaten Way Kanan.

Nama Curup Gangsa berasal dari kisah masyarakat setempat yang bermaksud bunyi air terjun adalah seperti bunyi seruling gangsa. Flute Gangsa adalah seruling batang buluh yang biasa digunakan oleh orang tempatan pada zaman purba. Air terjun Curup Bronze berada di bawah kaki bukit Dermaga Tanjung Raya, Kampung Kotaway, Daerah Kasui, Daerah Way Kanan. Curup Gangsa berasal dari sungai Way Tangkas yang mengalir dari Bukit Punggur melalui beberapa kampung di Daerah Kasui seperti Kampung Tanjung Kurung, Kampung Lebak Peniangan.


Air terjun ini sangat memanjakan di mana Anda akan dimanjakan dengan pesona air jernih yang meluncur bebas dari ketinggian sekitar 50 meter dan pemandangan hijau di sekitarnya akan menyambut pandangan Anda saat menginjakkan kaki di lokasi wisata. Di sisi lain ada juga air terjun kecil yang terpisah namun masih dalam satu area. Pemandangan yang sangat menakjubkan jika Anda melihat air terjun ini dari sungai.

Lebar sungai Gangsa sekitar 20 meter. Banyak batu besar berserakan di sepanjang sungai. Tidak hanya memiliki keindahan air terjun dan pesona alam yang memanjakan di Curup Gangsa, Anda juga dapat melakukan aktivitas menarik seperti berenang di bawah air terjun yang cukup luas dan nyaman, memancing juga sangat mengasyikkan di aliran Curup Gangsa.

Untuk fasilitas masih sangat minim sehingga jika Anda ingin berlibur di Curup Gangsa, siapkan peralatan dan kebutuhan Anda terlebih dahulu sebelum tiba di lokasi. Air Terjun Curup Gangsa bersumber dari sesar Way Tangkas yang mengalir dari Bukit Punggur melalui beberapa desa di Kasui seperti Tanjung Kurung dan Lebak Peniangan. Tepatnya di bawah kaki bukit Dusun Tanjung Raya.

Wisata Curup Gangsa Yang Menjadi Andalan Warga Lampung


Konon, nama 'Gangsa' berasal dari legenda masyarakat setempat, yang berarti bunyi gemericik air terjun itu seperti bunyi seruling Gangsa. Seruling Gangsa sendiri adalah seruling bambu yang biasa digunakan oleh orang-orang di masa lalu. Nah, dari bunyi ini nama Curup Gangsa kemudian disematkan pada air terjun yang masih alami ini.

Perjalanan ke Curup Gangsa seperti perjalanan menemukan berlian yang tersembunyi di pedalaman. Perjalanan dari Bandar Lampung ke Baradatu yang merupakan pusat ekonomi di Jalan yang Benar memakan waktu sekitar 4 jam. Kemudian dari Baradatu menuju Desa Kotaway di Distrik Kasui, di mana Air Terjun Curup Gangsa terletak sekitar 1,5 jam. 

Akses jalan yang cukup curam ketika memasuki wilayah Kasui ke desa Kotaway, disertai dengan rerimbunan pohon yang muncul di kedua sisi jalan, melintasi perkebunan kopi, tanaman lada dan tanaman perkebunan lainnya. Jalan dari desa Kota Way ke Curup Gangsa mulus dan tidak banyak tikungan. Dusun Tanjung Raya, Kampung berjarak sekitar 10 km dari Distrik Kasui.

Perjalanan ke Curup Gangsa adalah perjalanan yang panjang. Sebagai titik awal Kota Bandar Lampung, Anda dapat menuju ke Kabupaten Way Kanan, perjalanan yang akan Anda tempuh akan memakan waktu tergantung pada kecepatan kendaraan Anda dan faktor perjalanan juga mempengaruhi. Jika Anda telah memasuki Kabupaten Way Kanan, Anda dapat bertanya tentang masyarakat sekitar. Sepanjang jalan diiasi pohon-pohon tebal menjorok di berbagai sisi. Kebun kopi, lada dan berbagai tanaman perkebunan juga ditemukan di sini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel