5 Fakta Menarik Mengenai Sistem Pendidikan di Jerman

wewerehere.id - Seperti halnya Indonesia, UUD Jerman juga menjamin setiap warganya untuk mendapat akses pendidikan, terlepas dari kondisi sosial ekonomi keluarganya. Karena itu, pemerintah Jerman memberikan kesempatan yang setara kepada semua rakyat untuk masuk ke berbagai lembaga pendidikan.

Nah bagi siapa saja yang ingin tahu lebih banyak tentang sistem pendidikan di Jerman, jangan ragu untuk membaca artikel ini hingga selesai. Karena kali ini kami akan mengungkapkan beberapa fakta unik sistem pendidikan di Jerman. Penasaran? Yuk ikuti ulasannya berikut ini,


Fakta 1. Macam-macam sekolah menengah di Jerman

Anak-anak di Jerman wajib memulai sekolah dasar pada usia 6 tahun. Setelah menjalani SD selama 4 tahun, mereka akan masuk ke salah satu dari 5 jenis sekolah menengah.

 • Gymnasium

Gymnasium merupakan jenis sekolah menengah yang dikhususkan untuk mempersiapkan siswa yang akan lanjut ke universitas. Setelah lulus dari gymnasium, siswa akan mendapat ijazah Abitur yang menjadi syarat masuk universitas. Hanya siswa grundschule (SD) dengan prestasi sangat baik yang bisa masuk ke gymnasium.
 • Realschule

Prestise realshule sering dianggap di bawah gymnasium. Padahal bisa jadi kualitas pendidikan realshule lebih baik daripada sekolah menengah di negara manapun. Siswa akan belajar selama 6 tahun (dari kelas 5 ke 10) sebelum akhirnya mendapat ijazah realshule.

Siswa dengan prestasi akademik luar biasa bisa melanjutkan ke gymnasium untuk kemudian masuk ke universitas. Tapi sebagian besar lulusan realschule melanjutkan ke sekolah kejuruan (vokasi) dan mempersiapkan diri menjadi pekerja level menengah (white collar).

• Hauptschule

Ini merupakan jenis sekolah menengah yang tidak terlalu memerlukan prestasi akademis. Hauptschule mempersiapkan siswa dengan keterampilan, sehingga siap untuk bekerja mandiri atau menjadi pekerja level blue collar.

• Gesamtschule

Gesamtschule menggabungkan konsep gymnasium, realschule, dan hauptschule. Siswa yang belum bisa menentukan pilihan diantara 3 sekolah menengah, mereka bisa masuk ke gesamtschule. Siswa gesamtschule dengan prestasi luar biasa bisa pindah ke realschule, dan bahkan ke gymnasium.

• Mittelschule

Mittelschule berada di antara realschule dan hauptschule. Sekolah type ini tidak terlalu populer di Jerman dan hanya ada di beberapa negara bagian.

Fakta 2. Tidak boleh ada homeshcooling

Sekolah tidak hanya berhubungan dengan akademis, tapi juga bagaimana bersosialisasi. Karena itulah Jerman melarang homeschooling dan mewajibkan anak usia 6 sampai 15 tahun untuk masuk sekolah.

Jerman adalah salah satu negara paling multikultural di dunia, sehingga siswa harus diajari sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.

Fakta 3. Sekolah Jerman berakhir sebelum makan siang

Anak-anak di Jerman hanya masuk sekolah sampai sebelum lunch. Ada beberapa yang bersekolah sampai sore, tapi kelas sore hanya diperuntukkan untuk pelajaran non kognitif seperti olahraga atau pendidikan seni. Jam sekolah di Jerman memang lebih singkat, karena Jerman lebih mementingkan cara belajar yang efisien.

Fakta 4. Gratis biaya studi dari SD sampai perguruan tinggi

Anak-anak Jerman sangat beruntung karena negara menggratiskan pendidikan dari SD hingga universitas. Pembebasan sekolah berlaku untuk semua sekolah negeri. Bahkan pembebasan biaya ini juga berlaku untuk mahasiswa asing yang kuliah di Jerman. Mereka hanya dibebankan biaya administrasi sekitar € 250 per semester.

Fakta 5. Ada 6 level penilaian ujian

Ada 6 grade dalam sistem penilaian sekolah di Jerman,

1 sampai 1,5 - Sehr Gut (sangat baik)
1,51 sampai 2,5 - Gut (baik)
2,51 sampai 3,5 - Befriedigend (memuaskan)
3,51 sampai 4,0 - Ausreichend (cukup)
4,01 sampai 6,0 - Nicht Ausreichend (kurang)

Tapi ada perbedaan di sistem penilaian sekolah gymnasium. Siswa gymnasium akan mendapat nilai dengan rentang 1 sampai 15 (15 sebagai nilai terbaik).

Sistem pendidikan di Jerman memang menarik bagi siswa asing. Bahkan banyak yang menyebut pendidikan di Jerman merupakan yang terbaik di dunia. Nah bagi yang berencana sekolah di luar negeri, kalian harus menjadikan Jerman sebagai tujuan utama. Gimana, tertarik melanjutkan studi ke Jerman?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel